Dikutip dari laman Katamaluku.com–Jakarta: Bupati Maluku Tenggara kembali menorehkan prestasi di kancah nasional.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menganugerahkan penghargaan Pemerintah Daerah Inspiratif dalam Penerapan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat 2025 kepada Pemerintah kabupaten yang diterima Bupati M Thaher, Selasa (10/12).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen daerah dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat, inklusif, serta berorientasi pada penguatan karakter anak.
Penghargaan tersebut menempatkan Maluku Tenggara sebagai salah satu daerah yang dinilai paling berhasil menerjemahkan kampanye nasional Gerakan 7 Kebiasaan ke dalam kebijakan hingga praktik pendidikan di tingkat sekolah.
Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan, khususnya jajaran Dinas Pendidikan Malra.
"Ini merupakan capaian bersama. Komitmen semua pemangku kepentingan di dunia pendidikan telah membawa Maluku Tenggara pada prestasi ini," ujarnya
Menurutnya, nilai-nilai dalam Gerakan 7 Kebiasaan bukan hal baru bagi Pemkab Malra. Prinsip Ain ni Ain rasa saling memiliki dan saling menjaga telah menjadi kultur birokrasi dan diturunkan hingga ke lingkungan sekolah sebagai pondasi pembangunan karakter peserta didik.
Hanubun menegaskan bahwa kebijakan pendidikan di Maluku Tenggara berfokus pada pengasuhan dan pembelajaran berbasis kasih sayang. Pendekatan ini dipilih sebagai strategi preventif untuk menekan potensi perundungan di lingkungan sekolah.
"Saya menerapkan bekerja dengan kasih sayang. Di dunia pendidikan, kebiasaan ini menuntut guru dan orang tua untuk bersikap baik kepada anak. Ini penting untuk membangun karakter anak-anak kita," tutupnya
Sementara itu, kampanye edukatif 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. yang digagas Kemendikdasmen juga mencatat prestasi tersendiri dengan meraih Best Creative PR Campaign pada ajang Impactful Public Relations Awards (IMPRA) 2025 yang digelar IABC Indonesia.
Pengakuan internasional tersebut turut memperkuat legitimasi program yang kini telah diadopsi luas di berbagai daerah, termasuk Maluku Tenggara.
Dengan capaian ini, Pemkab Malra menegaskan posisinya sebagai daerah yang progresif dalam pembangunan karakter generasi muda sekaligus memperkuat reputasinya sebagai salah satu model implementasi kebijakan pendidikan berorientasi karakter di Indonesia.(KM-R4)